Blog Image

Blog

6 MITOS TENTANG CUCI MUKA YANG BIKIN SALAH KAPRAH

August 10, 2020
6 MITOS TENTANG CUCI MUKA YANG BIKIN SALAH KAPRAH image

Cuci muka memang perawatan kulit paling dasar. Cuci muka sangat mudah dan simple. Makanya, kalau cuci muka aja masih males juga, waduuuh…entah jadi apa nih kulit.   

Tapi, meski cuci muka itu gampang, jangan dianggap enteng juga ya. Karena, seperti namanya, ‘muka’, dia adalah tampilan paling luar kita dan yang pertama orang lihat dari diri kita. Dan meski cuci muka juga perawatan paling sederhana, ada mitos-mitos lama seputar cuci muka ini yang bisa bikin kita salah kaprah dan akibatnya bisa fatal untuk kulit wajah kita. Nah, 6 mitos ini kamu sudah tahu belum ya?

MITOS SEPUTAR CUCI MUKA

1. Cuci muka dengan air panas membersihkan lebih tuntas

Faktanya: Air panas dapat merusak kelembaban alami kulit. Akibatnya kulit menjadi kering dan iritasi. Gunakan air hangat suam-suam kuku untuk cuci muka yang efektif.

 

2. Kulit kencang setelah cuci muka tandanya sudah bersih

Faktanya: Kulit kencang setelah cuci muka merupakan tanda pemilihan sabun yang tidak tepat dengan pH lebih tinggi daripada pH alami kulit wajah (5,5). Sabun wajah yang tepat selain membersihkan juga terasa lembab di kulit

 

3. Tidak perlu cuci tangan sebelum cuci muka

Faktanya: Tangan merupakan pusat kotoran dan debu, karena segala aktifitas melibatkan tangan sebagai pemeran utama. Seperti memegang hp, memasak, ataupun sekedar membaca novel. Bakteri dan zat kimia yang terdapat pada benda tersentuh tangan dapat mengakibatkan iritasi atau infeksi pada kulit dan mata. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, ada resiko terpapar virus berbahaya yang dapat masuk melalui mulut dan mata. Jadi, cuci tangan sebelum cuci muka mutlak ya, dear.

 

4. Cuci muka dengan sabun biasa dan air sudah cukup

Faktanya : Sabun biasa biasanya digunakan untuk membersihkan tubuh. Sementara kulit wajah perlu formula dan treatment khusus. Penggunaan sabun biasa pada wajah malah dapat menyebabkan rusaknya pelembab alami kulit dan merusak lapisannya. Itu sebabnya diciptakan khusus facial wash.

Seperti SATTO Whitening Facial Soft Cleanser yang diformulasikan dengan kandungan Vitamin C dan Emollient yang terkenal khasiatnya memberi kelembaban maksimal pada kulit karena mampu menahan kadar air dalam kulit sehingga kulit terasa lembut, lembab dan segar.

5. Semakin digosok semakin bersih dan terangkat semua kotoran

Faktanya: Exfoliasi memang bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati. Namun menggosok wajah terlalu keras malah dapat merusak kulit dan elastisitas kulit. Apapun yang kamu gunakan, pembersih, scrub atau toner tetaplah hati-hati saat menggosok wajah. Berlaku juga saat mengeringkan wajah dengan handuk, jangan digosok, tetapi biarkan kering sendiri atau ditepuk-tepuk saja pelan-pelan.

6. Lebih sering cuci muka lebih baik

Faktanya: Terlalu sering cuci muka dapat menyebabkan iritasi kulit, kulit wajah menjadi lebih kering dan mudah terinfeksi kuman. Jadi, batasi cuci muka 2x sehari, pagi dan malam hari.

Nah, dari ke-6 mitos ini, mana yang kamu sudah tahu dan sempat percaya hayooo?